GALVANI
( 1737-1798 )
Luigi Galvani seorang dokter Italia
dan Proffesor di Bologna menemukan prinsip dari BATTERY LISTRIK dengan tidak
disengaja.
Kira-kira pada tahun 1785 Galvani
melihat terjadinya konstraksi otot dari kaki katak atau katak yang baru saja
mati, jika nervus femoralisnya disentuh dengan Scalpel logam didekat mesin
elektrostatik. Ia menemukan kenyataan itu dengan tidak disengaja, tetapi ia
tertarik dan ia melanjutkan observasinya. Galvani pada suatu saat membedah ekor
katak, karena ia harus mengerjakan sesuatu yang lain, maka diletakkannya katak
itu di atas sebuah meja dimana kebetulan terdapat sebuah mesin listrik. Seorang
dari pembantunya dalam laboratorium itu secara iseng menyentuh Nervus Femoralis
dari katak tersebut dengan ujung dari scalpel, ternyata semua otot dari katak
itu berkontraksi. Seorang pembantu lain yang sedang bekerja dengan mesin
listrik itu melihat kontraksi makin kuat jika percikan api sedang keluar dari
konduktor mesin listrik. Karena heran ia melaporkan hal itu kepada Galvani,
sekalipun Galvani sibuk dengan pekerjaan lain, tetapi ia datanglah dan berhasil
menemukan sesuatu yang penting.
Galvani berpendapat bahwa saraf dan
otot dari kaki katak mengandung detektor yang sensitif terhadap muatan listrik.
Ia menegaskan terjadinya kontraksi itu memerlukan adanya kontak dari mesin
listrik, orang yang mengadakan percobaan scalpel dan kemudian saraf.
Lebih jauh dikatakan dalam keadaan
tertentu kaki katak itu tidak hanya merupakan suatu detektor listrik yang baik
saja, tetapi juga merupakan suatu sumber listrik.
Ia mengemukakan kenyataan jika kaki
katak dan saraf katak dihubungkan oleh dua logam yang berbeda, sekalipun tidak
ada mesin listrik, maka otot katak akan berkontraksi, Galvani telah menemukan
prinsip dari battery tanpa diketahuinya. Dua logam yang tidak sama dan
dipisahkan oleh jaringan hewan yang lembab adalah suatu battery dan kaki katak
sebagai detektornya.
Akhirnya Galvani sampai pada
kesimpulan yang dikatakannya : “Mungkin pada hewan itu sendiri terdapat
listrik.
Volta menyimpulkan peristiwa ini
sebagai peristiwa listrik yang timbul karena dua logam yang dihubungkan oleh
larutan yang ada dalam kaki katak. Bila dua logam yang berbeda direndam dalam
larutan, akan terjadi reaksi kimia yang menimbulkan arus listrik.
Ini diulangi dengan menghubungkan
seng dan tembaga dengan kain yang dibasahi dengan larutan garam. Dan ini
merupakan elemen yang terdiri dari seng, larutan garam dalam kain dan tembaga.
Lapisan logam yang satu disebut kutub positif yang satunya kutub negatif. Bila
menghendaki gejala listrik lebih kuat maka kita susun elemen tadi secara
berderet ini disebut dengan battery. Tiap elemen akan mengubah energi kimia
menjadi energi listrik. Logam seng sebagai kutub negatif maka potensinya (
potensial listriknya ) tinggi. Kedua sambungan ini dihubungkan dengan kawat
akan mengalirkan arus listrik dan kawat akhirnya menjadi panas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar