Sabtu, 28 Januari 2012

Biografi Galileo Galilei


Galileo Galilei lahir di Pisa 18 Februari 1564. Ayah Galileo seorang ahli matematika dan muskus yang baik. Ia menyekolahkan anaknya di biara Vallombrosa. Kemudian tahun 1581 dikirimkan ke Universitas Pisa untuk belajar Filsafat dan Kedokteran. Di Universitas ini ia memperoleh penemuan terbesar pada zaman itu. Ia tertarik pada lampu yang berayun di atap Gereja Katedral. Ia menghitung waktu ( periode ) ayunan lampu itu dengan denyut nadinya dan ternyata sama, tidak tergantung amplitudonya ( luas getaran ).
Karena kemudian ia tertarik pada matematika maka akhirnya ia meninggalkan kedokteran dan belajar matematika dan selesai pada tahun 1585. Pada usia 22 tahun ia menemukan Neraca Hidrostatika, kemudian menulis sebuah Essay mengenai pusat gravitasi untuk benda padat.
Pada puncak kariernya ia memutuskan untuk mencari hukum alam yang mengatur gerak benda-benda. Tahun 1589 ia diangkat sebagai pejabat matematika di Universitas Pisa kemudian diangkat menjadi proffesor di Universita Padua. Disana ia mengajar Astronomi, Teknik Mesin, Kemiliteran dan pertahanan. Galileo sangat terkenal disana.
Galileo mempunyai dua puteri dan satu putera walaupun ia tidak kawin. Dia juga memberikan sumbangan pada Hidrostatika, Hidrodinamika, bunyi, gelombang, termometer, jam air, mikroskop, teleskop.
Setelah mendengar penemuan Hans Lippershay ( seorang ahli optik bangsa Belanda ) yang mengatakan bahwa dua lensa apabila diletakkan bersama akan menjadikan jarak obyek semakin dekat. Galileo mengembangkan penggunaan alat itu dan mengarahkannya ke angkasa.
Benda-benda yang dilihatnya : yaitu satelit Yupiter membuat Galileo semakin terkenal.
Kemudian ia pergi ke Florence untuk menyelesaikan penyelidikannya dalam Mekanika dan Astronomi.
Aristoteles mengatakan bahwa gerak ditimbulkan oleh gaya. Banyak orang meragukan akan hal ini sejak zaman Aristoteles. Galileo tahu bahwa sebuah benda yang diletakkan, meneruskan geraknya berupa garis lurus sampai sesuatu membentur benda itu sehingga benda itu akan berhenti. Pernyataan ini mendekati hukum Newton I mengenai gerak. Galileo mengatakan bahwa gaya akan menimbulkan percepatan.
Pendapat Aristoteles lain yang ditentang Galileo adalah : bahwa benda berat akan jatuh lebih cepat dari benda ringan.
Konsep ini hampir diterima secara umum.
Galileo memperlihatkan pertama dengan alasan kemudian dengan percobaan bahwa itu salah. Alasannya ialah dua benda bila dijatuhkan bersamaan akan tiba di tanah bersamaan pula dengan mengabaikan pengaruh gesekan udara. Kemudian ia melakukan percobaan tidak dengan menjatuhkan benda dari menara miring Pisa seperti dilukiskan dalam legenda, melainkan dengan menggulingkan benda pada bidang miring dan menunjukkan bahwa mereka tiba di pangkal dalam waktu yang hampir bersamaan, kemudian Galileo mencoba menemukan hubungan antara kecepatan jatuhnya benda dengan tinggi tempatnya jatuh. Perhitungan menunjukkan bahwa jarak jatuh sebanding dengan kwadrat waktu jatuhnya.
Sekali lagi Galileo menggunakan bidang miring untuk membuktikan hipotesanya. Bidang itu terdiri atas selapis papan yang permukaannya dilapisi kertas kulit sehingga gesekan dapat diabaikan.
Ketika ia meluncurkan bola pada ¼ bagian dari bidang, bola membutuhkan waktu ½ dari pada bola yang diluncurkan sepanjang bidang.
Dalam setiap percobaan jarak yang ditempuh adalah kwadrat dari waktu, hal ini benar, tidak peduli berapa besarnya sudut bidang.
Galileo mengukur interval waktu dengan jam air yang kerjanya : “ Kita tempatkan bejana yang besar ( bejana yang kita pergunakan ) pada tempat yang tinggi. Pada dasar bejana kita patrikan pipa dengan meter kecil yang dapat memancarkan air. Air pancaran kita tampung dalam gelas kecil baik untuk seluruh panjang saluran maupun hanya sebagian saja dari panjang saluran. Air pancaran yang kita tampung tadi ditimbang di atas neraca yang seksama ( teliti ).
Perbandingan 2 perbedaan antara berat menunjukkan perbedaan 4 perbandingan waktu. Percobaan dilakukan barkali-kali hasil akan sama untuk setiap percobaan.
Dalam usaha untuk menemukan hukum dari gerak benda-benda bumi Galileo mempunyai banyak gambaran dibenaknya. Dia berharap bahwa hukum-hukum ini dapat berlaku untuk bintang-bintang dan planet-planet. Dan kita berharap pula dapat menunjukkan bahwa benda-benda angkasa bergerak menurut hukum yang umum seperti pada jalurnya sendiri.
Nicolas Copernicus menyatakan bahwa matahari adalah pusat pergerakan planet. Teori ini meskipun bertentangan dengan kitab suci tidak begitu ditentang oleh gereja malah sebaliknya merupakan hal yang menarik.
Setelah membaca buku Copernicus yang berjudul “ De Revolutionien “ Galileo meninggalkan pendapat lama ini ( yang menganggap bumi pusat peredaran planet ), yang disebut pendapat Geosentris.
Obyek pertama yang ditentukan Galileo dalam percobaannya adalah bulan. Apa yang dilihatnya adalah permukaan yang berlekuk-lekuk dengan pegunungan dan kawah-kawah, menyerupai bumi akan tetapi tidak licin seperti perkiraan orang. Galileo menemukan 4 bulan yang mengelilingi Yupiter. Pada tahun 1610 ia menerbitkan penemuannya tentang bulan dan Yupiter, dalam buku yang berjudul “ Massage form the stars “. Dan menawarkan gambar melalui teleskop kepada siapa menghendaki. Dunia Ilmiah takjub akanpenemuan ini. Salah seorang penyair yang memuji Galileo dalam sajak-sajaknya ialah Mafio Cardinal Barberini yang menjadi Pas Urbanus VIII yang kemudian dipaksa memberikan inquissi ( penyelidik ) langsung pada Galileo yang menyebabkan ia diseret ke pengadilan.
Setelah publikasi bukunya, Teleskop membuktikan lebih lanjut pernyataan-pernyataan yang menunjang system Copernicus. Salah satunya ialah pernyataan bahwa Venus beredar melalui tahap-tahap seperti pada bulan yang mengitari bumi dan tidak diselidiki bahwa Venus mengelilingi bumi.
Penemuan yang lain ialah adanya bukti-bukti matahari yang timbul tenggelam pada permukaannya dan tidak merubah matahari.
Galileo merumuskan pertentangannya melawan sistim Ptolomeus. Banyak musuhnya yang berminat menjatuhkannya.
 Setelah ijin dari Rano mereka ( th 1616 ) mereka ( Galileo ) dengan Inquisin dan melarang semua pengajaran atau pembelaan doktron dan diskusinya mengenai hal ini. Bila Galileo tidak menyetujui ia akan dipenjarakan. “ De Revolutione bus “ orbium termasuk buku yang dilarang beredar.
Tak perlu dikatakan, Galileo tidak melupakan pemandangan yang telah diperolehnya dengan sabar, dan ketika Cardinal Barbarini menjadi paus pada tahun 1623, Galileo diijinkan untuk menyelesaikan “Dialognes on The Great World System” ( percakapan mengenai jagad raya ).
Pada bulan April 1633 Galileo dibawa ke pengadilan dan pada akhir April ia diperbolehkan tinggal diluar. Meskipun demikian semangatnya tidak jatuh. Selama menjalani tahanan rumah ia menulis karangannya yang terbesar “Two New Sciences“.
Dalam usianya yang mendekati tua kebutaan mulai menyerangnya. Kawan-kawan Galileo berusaha supaya karya tulis ini dapat diterbitkan. Mereka mengirimkan karyanya ke Belanda, dan diterbitkan pada tahun 1638 Galileo hidup 4 tahun lagi dan buta sama sekali.
Ketika ia meninggal pada tahun 1642, tahun dimana Issac Newton lahir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar