Karena kemudian ia
tertarik pada matematika maka akhirnya ia meninggalkan kedokteran dan belajar
matematika dan selesai pada tahun 1585. Pada usia 22 tahun ia menemukan Neraca
Hidrostatika, kemudian menulis sebuah Essay mengenai pusat gravitasi untuk
benda padat.
Pada puncak
kariernya ia memutuskan untuk mencari hukum alam yang mengatur gerak
benda-benda. Tahun 1589 ia diangkat sebagai pejabat matematika di Universitas
Pisa kemudian diangkat menjadi proffesor di Universita Padua. Disana ia
mengajar Astronomi, Teknik Mesin, Kemiliteran dan pertahanan. Galileo sangat
terkenal disana.
Galileo mempunyai
dua puteri dan satu putera walaupun ia tidak kawin. Dia juga memberikan
sumbangan pada Hidrostatika, Hidrodinamika, bunyi, gelombang, termometer, jam
air, mikroskop, teleskop.
Setelah mendengar
penemuan Hans Lippershay ( seorang ahli optik bangsa Belanda ) yang mengatakan
bahwa dua lensa apabila diletakkan bersama akan menjadikan jarak obyek semakin
dekat. Galileo mengembangkan penggunaan alat itu dan mengarahkannya ke angkasa.
Benda-benda yang
dilihatnya : yaitu satelit Yupiter membuat Galileo semakin terkenal.
Kemudian ia pergi ke
Florence untuk menyelesaikan penyelidikannya dalam Mekanika dan Astronomi.
Aristoteles
mengatakan bahwa gerak ditimbulkan oleh gaya. Banyak orang meragukan akan hal
ini sejak zaman Aristoteles. Galileo tahu bahwa sebuah benda yang diletakkan,
meneruskan geraknya berupa garis lurus sampai sesuatu membentur benda itu
sehingga benda itu akan berhenti. Pernyataan ini mendekati hukum Newton I
mengenai gerak. Galileo mengatakan bahwa gaya akan menimbulkan percepatan.
Pendapat Aristoteles
lain yang ditentang Galileo adalah : bahwa benda berat akan jatuh lebih cepat
dari benda ringan.
Konsep ini hampir
diterima secara umum.
Galileo
memperlihatkan pertama dengan alasan kemudian dengan percobaan bahwa itu salah.
Alasannya ialah dua benda bila dijatuhkan bersamaan akan tiba di tanah
bersamaan pula dengan mengabaikan pengaruh gesekan udara. Kemudian ia melakukan
percobaan tidak dengan menjatuhkan benda dari menara miring Pisa seperti
dilukiskan dalam legenda, melainkan dengan menggulingkan benda pada bidang
miring dan menunjukkan bahwa mereka tiba di pangkal dalam waktu yang hampir
bersamaan, kemudian Galileo mencoba menemukan hubungan antara kecepatan
jatuhnya benda dengan tinggi tempatnya jatuh. Perhitungan menunjukkan bahwa
jarak jatuh sebanding dengan kwadrat waktu jatuhnya.
Sekali lagi Galileo
menggunakan bidang miring untuk membuktikan hipotesanya. Bidang itu terdiri
atas selapis papan yang permukaannya dilapisi kertas kulit sehingga gesekan
dapat diabaikan.
Ketika ia
meluncurkan bola pada ¼ bagian dari bidang, bola membutuhkan waktu ½ dari pada
bola yang diluncurkan sepanjang bidang.
Dalam setiap percobaan
jarak yang ditempuh adalah kwadrat dari waktu, hal ini benar, tidak peduli
berapa besarnya sudut bidang.
Galileo mengukur
interval waktu dengan jam air yang kerjanya : “ Kita tempatkan bejana yang
besar ( bejana yang kita pergunakan ) pada tempat yang tinggi. Pada dasar
bejana kita patrikan pipa dengan meter kecil yang dapat memancarkan air. Air
pancaran kita tampung dalam gelas kecil baik untuk seluruh panjang saluran
maupun hanya sebagian saja dari panjang saluran. Air pancaran yang kita tampung
tadi ditimbang di atas neraca yang seksama ( teliti ).
Perbandingan 2
perbedaan antara berat menunjukkan perbedaan 4 perbandingan waktu. Percobaan
dilakukan barkali-kali hasil akan sama untuk setiap percobaan.
Dalam usaha untuk
menemukan hukum dari gerak benda-benda bumi Galileo mempunyai banyak gambaran
dibenaknya. Dia berharap bahwa hukum-hukum ini dapat berlaku untuk
bintang-bintang dan planet-planet. Dan kita berharap pula dapat menunjukkan
bahwa benda-benda angkasa bergerak menurut hukum yang umum seperti pada
jalurnya sendiri.
Nicolas Copernicus
menyatakan bahwa matahari adalah pusat pergerakan planet. Teori ini meskipun
bertentangan dengan kitab suci tidak begitu ditentang oleh gereja malah
sebaliknya merupakan hal yang menarik.
Setelah membaca buku
Copernicus yang berjudul “ De Revolutionien “ Galileo meninggalkan pendapat
lama ini ( yang menganggap bumi pusat peredaran planet ), yang disebut pendapat
Geosentris.
Obyek pertama yang
ditentukan Galileo dalam percobaannya adalah bulan. Apa yang dilihatnya adalah
permukaan yang berlekuk-lekuk dengan pegunungan dan kawah-kawah, menyerupai
bumi akan tetapi tidak licin seperti perkiraan orang. Galileo menemukan 4 bulan
yang mengelilingi Yupiter. Pada tahun 1610 ia menerbitkan penemuannya tentang
bulan dan Yupiter, dalam buku yang berjudul “ Massage form the stars “. Dan
menawarkan gambar melalui teleskop kepada siapa menghendaki. Dunia Ilmiah
takjub akanpenemuan ini. Salah seorang penyair yang memuji Galileo dalam
sajak-sajaknya ialah Mafio Cardinal Barberini yang menjadi Pas Urbanus VIII
yang kemudian dipaksa memberikan inquissi ( penyelidik ) langsung pada Galileo
yang menyebabkan ia diseret ke pengadilan.
Setelah publikasi
bukunya, Teleskop membuktikan lebih lanjut pernyataan-pernyataan yang menunjang
system Copernicus. Salah satunya ialah pernyataan bahwa Venus beredar melalui
tahap-tahap seperti pada bulan yang mengitari bumi dan tidak diselidiki bahwa
Venus mengelilingi bumi.
Penemuan yang lain
ialah adanya bukti-bukti matahari yang timbul tenggelam pada permukaannya dan
tidak merubah matahari.
Galileo merumuskan
pertentangannya melawan sistim Ptolomeus. Banyak musuhnya yang berminat
menjatuhkannya.
Setelah ijin dari Rano mereka ( th 1616 )
mereka ( Galileo ) dengan Inquisin dan melarang semua pengajaran atau pembelaan
doktron dan diskusinya mengenai hal ini. Bila Galileo tidak menyetujui ia akan
dipenjarakan. “ De Revolutione bus “ orbium termasuk buku yang dilarang
beredar.
Tak perlu dikatakan,
Galileo tidak melupakan pemandangan yang telah diperolehnya dengan sabar, dan
ketika Cardinal Barbarini menjadi paus pada tahun 1623, Galileo diijinkan untuk
menyelesaikan “Dialognes on The Great World System” ( percakapan mengenai jagad
raya ).
Pada bulan April
1633 Galileo dibawa ke pengadilan dan pada akhir April ia diperbolehkan tinggal
diluar. Meskipun demikian semangatnya tidak jatuh. Selama menjalani tahanan
rumah ia menulis karangannya yang terbesar “Two New Sciences“.
Dalam usianya yang
mendekati tua kebutaan mulai menyerangnya. Kawan-kawan Galileo berusaha supaya
karya tulis ini dapat diterbitkan. Mereka mengirimkan karyanya ke Belanda, dan
diterbitkan pada tahun 1638 Galileo hidup 4 tahun lagi dan buta sama sekali.
Ketika ia meninggal
pada tahun 1642, tahun dimana Issac Newton lahir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar